Apalah gunanya sekolah di sekolah favorit kalo hati dan otaknya ga mau belajar, dan apa salahnya sekolah di sekolah kampung dengan fasilitas sangat jauh dari kata cukup selama ada yang namanya cita-cita setinggi langit?
Saya ,keluarga saya, dan teman-teman seusia saya di kampung tentu kami juga punya keinginan buat sekolah di sekolahan nomor 1 di kota atau bahkan nomer 1 di provinsi, tapi untuk itu kami punya prinsip. yang penting SD-SMA di kampung tak apalah ,asalkan kuliah bisa di jawa.Menurut kami ,yang terbaik itu memang kuliah di jawa. Yah meski terkadang sih ada beban juga meski kita dapet ranking 1 trus di sekolah "kampung" tapi dibilang wajar dan disepelekan karena sekolahnya bukan sekolah nomer 1. Fineee ....itu hal yang wajar.sebab bagi saya ,se apapun omongan orang seburuk apapun.yang penting kita lakukan itu cuman pembuktian bukan?toh parameter masuk bangku kuliah jaman itu masih berdasarkan kemampuan otak bukan seperti saat ini yang mana kefavoritan sekolah sudah berpengaruh dominan terhadap penerimaan mahasiswa.
Kalo saya punya anak nanti (aamiin) saya mungkin akan menyekolahkannya di sekolah kampung dengan fasilitias yang terbatas, tapi penanaman soal agama dan pemhaman budaya yang kuat.
No comments:
Post a Comment